Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fiksi?

Kisah Negeri Farfaraway *

Gambar
Alkisah, sebuah negeri dikarunia harta bawah tanah yang begitu kaya. Di satu titik, sumur mereka menyemburkan minyak. Sementara di titik lain, batu bara terdorong keluar oleh cangkul petani paruh baya yang hendak menanam kentang. Gas alam terpancar di beberapa gundukan batu yang dijadikan api abadi oleh para penduduknya. Beberapa memasak air, memanggang kalkun bahkan menghangatkan diri ketika musim dingin singgah. Negeri ini bernama negeri Farfaraway. Istananya megah dan indah berpoles warna-warna cerah. Para anggota kerajaan dan para pegawai kepercayaan hidup sangat berkecukupan. Tidak demikian penduduknya. Tahun ini, para penduduk yang bekerja sebagai buruh istana di negeri Farfaraway harus bekerja melewati jam kerja. Mereka mendapat tugas ekstra menggali sumur, menggemburkan lahan kebun dan membersihkan kamar raja lebih dari biasanya. Namun berulang-bulan para buruh mendapati upah mereka tidak bertambah. Selama berbulan-bulan, dari mulut ke mulut, mereka mendengar kata “...

Sebut Saja Negeri Srunthul (Bagian 2)

2 minggu menjelang pemilihan Raja baru, Mahapatih kembali mengadakan pesta besar-besaran di lapangan terbesar di kerajaan. Semua warga diundang berjoget, bernyanyi dan mendengarkan pidato-pidato mahapatih yang disambut riuh rendah para penduduk desa. Beberapa jam kemudian, mereka pulang ke rumah masing-masing dengan membawa 1 keping mata uang Srunthul yang cukup untuk dibelanjakan sandal jepit. Mereka sangat bahagia menggenggam sekeping uang pemberian mahapatih, dan hal itu mereka kenang sepanjang masa. Semua pegawai kerajaan tunduk pada perintah mahapatih untuk tidak memilih siapapun selain dirinya. Ratusan pegawai kerajaan sangat kuatir jika posisi mereka akan digeser bahkan dibuang jika tidak memilih mahapatih. Para kepala suku mendatangi rumah-rumah untuk menyampaikan pada semua warga bahwa jika mereka tidak memilih mahapatih sebagai raja baru, desa mereka akan sengsara, nama mereka akan diingat sebagai pengkhianat dan mereka tidak akan pernah mendapatkan jatah roti gandum untu...

Sebut Saja Negeri Srunthul (Bagian 1)

Nun jauh di sana, sebuah negeri bernama negeri Srunthul harus merelakan Raja mereka karena sudah memerintah terlalu lama. Sudah habis masa jabat-nya. Sang Raja bukanlah Raja yang bijaksana, bukan pula raja yang cerdas dan bersahaja. Sang Raja tua justru terkenal dengan gaya hidup mewah nan glamor. Begitupula istrinya. Sang Ratu sangat suka berbelanja dan bernyanyi, meski pendengarnya harus mengelus dada. Para pengikut Ratu yang kebanyakan wanita-wanita berusia 40-50 tahunan, selalu bertepuk-tepuk tangan mengitari Ratu setiap kali dirinya bernyanyi di pesta-pesta rakyat ataupun pernikahan. Namun penduduk Srunthul sepertinya tidak terlalu mempersoalkan. Srunthul adalah negeri berusia muda yang masih belum mengerti betul apa yang mereka butuhkan. Usia sang Raja yang sudah terlalu tua membuat negeri Srunthul mau tidak mau harus mencari raja baru. Seorang calon pemimpin yang bisa membawa negeri Srunthul yang kaya akan sumber daya alam menjadi negeri yang sejahtera dan bebas korupsi. Y...